Wireless Protocols
wanshot11
October 31, 2019
Hai Sobat! Kembali bersama saya, Ahmad Rifai. Kali ini saya akan membahas mengenai wireless Protocols. Semoga bermanfaat ya sobat.
Berikut contoh design Topologi-nya :
Alat-alat yang diperlukan adalah :
- Router RB951
- Adapter Router RB951
- Kabel LAN
Jika alat-alat yang dibutuhkan sudah lengkap, mari kita mulai :
(Jika kalian menjadi AP SIDE)
1. Kalian jalankan (buka) aplikasi winboxnya.
2. Kalian cek terlebih dahulu nomor yang terdapat pada routerboard kalian, jika sama, jika sama kalian bisa klik pada bagian "IP Address" atau "MAC Address". Lalu kalian klik "Connect".
Wireless Protocol Nstreme
- Nstreme adalah wireless protocol yang MikroTik's proprietary (protocol yang tidak kompatibel dengan vendor lain), yang digunakan untuk meningkatkan unjuk kerja jaringan wireless point-to-point
- Hanya bisa diaktifkan di AP dan Client mikrotik, tidak disupport oleh perangkat wireless brand lain.
3. Pertama, Kalian ke Wireless > Interfaces.
4. Selanjutnya, kalian ke Nstreme. Kalian ceklis pada pilihan "Enable Nstreme". Lalu kalian "Apply" dan "OK".
5. Kemudian kalian ke Traffic. Kalian melihat ukuran kecepatan transfer file. Jika sudah klik "Apply" dan "OK".
6. Selanjutnya, kalian kembali ke Wireless, Ubah wireless Protocol-nya menjadi "nstreme". Jika sudah kalian ubah, Kalian "Apply" lalu "OK".
7. Kemudian kalian tunggu hingga Running "R".
(Jika kalian menjadi Client atau Station)
1. Pertama, Kalian ke Wireless > Interfaces.
2. Kalian double klik pada Interfaces default berikut.
3. Selanjutnya kalian meng-klik "Scan", Jika sudah kalian Scan, Kalian ubah pada bagian
Wireless Protocol menjadi "nstreme". Lalu kalian "Apply" dan "OK".
4. Selanjutnya kalian ke Tools > Bandwith Test. untuk megetes kecepatan bandwith kalian.
6. Kalian masukkan IP Address AP Side, Jika sudah kalian masukkan, kalian klik "Start". Jika berhasil, Akan menampilkan kecepatan bandwith tersebut.
Wireless Protocol NV2
- Nv2 adalah wireless protocol yang dikembangkan oleh MikroTik untuk penggunaan Atheros 802.11 wireless chips.
- Nv2 based on TDMA (Time Division Multiple Access)
- TDMA media access technology mengatasi masalah hidden node, sehingga meningkatkan throughput dan latency khususnya untuk PTMP radio networks.
- Setiap client wireless hanya diperbolehkan melakukan pengiriman data berdasarkan waktu-waktu yang ditentukan secara bergiliran.
(Jika kalian menjadi AP SIDE)
3. Selanjutnya, kalian ubah wireless Protocol-nya menjadi "nv2". Jika sudah kalian ubah, Kalian "Apply" lalu "OK".
4. Kemudian kalian ke Traffic. Kalian melihat ukuran kecepatan transfer file. Jika sudah klik "Apply" dan "OK".
5. Kemudian kalian tunggu hingga Running "R".
(Jika kalian menjadi Client atau Station)
3. Selanjutnya kalian meng-klik "Scan", Jika sudah kalian Scan, Kalian ubah pada bagian
Wireless Protocol menjadi "nv2". Lalu kalian "Apply" dan "OK".
4. Selanjutnya kalian ke Tools > Bandwith Test. untuk megetes kecepatan bandwith kalian.
5. Kalian masukkan IP Address AP Side, Jika sudah kalian masukkan, kalian klik "Start". Jika berhasil, Akan menampilkan kecepatan bandwith tersebut.
Sekian Tutorial yang kali ini saya berikan. Terima kasih telah mengunjungi blog saya. Jika ada pertanyaan, Silahkan tinggalkan di kolom komentar ya Sobat.
Mengkonfigurasi Data Rate pada Mikrotik
wanshot11
October 31, 2019
Hai Sobat! Kembali bersama saya, Ahmad Rifai. Kali ini saya akan membahas mengenai Konfigurasi Data Rate pada Mikrotik. Semoga bermanfaat ya sobat.
Berikut contoh design Topologi-nya :
Alat-alat yang diperlukan adalah :
- Router RB951
- Adapter Router RB951
- Kabel LAN
Jika alat-alat yang dibutuhkan sudah lengkap, mari kita mulai :
(Jika kalian menjadi AP SIDE)
1. Kalian jalankan (buka) aplikasi winboxnya.
2. Kalian cek terlebih dahulu nomor yang terdapat pada routerboard kalian, jika sama, jika sama kalian bisa klik pada bagian "IP Address" atau "MAC Address". Lalu kalian klik "Connect".
1. Kalian jalankan (buka) aplikasi winboxnya.
2. Kalian cek terlebih dahulu nomor yang terdapat pada routerboard kalian, jika sama, jika sama kalian bisa klik pada bagian "IP Address" atau "MAC Address". Lalu kalian klik "Connect".
3. Pertama, Kalian ke Wireless > Interfaces.
4. Lalu kalian ubah mode-nya menjadi "ap bridge". Ubah juga Band-nya menjadi "2GHz-B/G/N", Lalu ubah SSID dan Radio Name dengan nama yang kalian inginkan. Jika sudah, Kalian "Apply" lalu "OK".
5. Selanjutnya, Kalian ke Wireless > Interfaces > Data Rates. Kalian ceklis pada bagian "Supported Rates B" dan " Basic Rates B" sebesar 2Mbps. Jika sudah kalian "Apply" dan "OK".
6. Jika sudah, Coba kalian lihat di bagian Wireless > Registration. Kalian lihat dibagian "Tx Rate" dan "Rx Rate". Jika kecepatan masing-masing 2Mbps, Berarti sudah berhasil.
(Jika kalian menjadi Client atau Station)
1. Pertama, Kalian ke Wireless > Interfaces.
2. Kalian double klik pada Interfaces default berikut.
3. Lalu kalian ubah mode-nya menjadi "station". Ubah juga Band-nya menjadi "2GHz-B/G/N", Lalu ubah SSID dan Radio Name dengan nama yang kalian inginkan. Jika sudah kalian klik "scan".
4. Kalian pastikan terlebih dahulu di "wlan 1". Lalu kalian klik Start, Hubungkan kepada Interfaces yang dibuat AP Side, Selanjutnya kalian klik "Connect". Lalu "Apply" dan "OK".
5. Selanjutnya kalian ke Tools > Bandwith Test. untuk megetes kecepatan bandwith kalian.
6. Kalian masukkan IP Address AP Side, Jika sudah kalian masukkan, kalian klik "Start".
7. Jika berhasil, Akan menampilkan kecepatan bandwith tersebut.
Sekian Tutorial yang kali ini saya berikan. Terima kasih telah mengunjungi blog saya. Jika ada pertanyaan, Silahkan tinggalkan di kolom komentar ya Sobat.
Mengkonfigurasi Wireless Security and Encryption
wanshot11
October 31, 2019
Hai Sobat! Kembali bersama saya, Ahmad Rifai. Kali ini saya akan membahas mengenai Wireless Security and Encryption. Dalam materi ini, ada 2 jenis Security and Encryption, yaitu WEP Encryption dan WPA Encryption. Semoga bermanfaat ya sobat.
Berikut contoh design Topologi-nya :
Alat-alat yang diperlukan adalah :
- Router RB951
- Adapter Router RB951
- Kabel LAN
Jika alat-alat yang dibutuhkan sudah lengkap, mari kita mulai :
(Jika kalian menjadi AP SIDE)
8. Selanjutnya kalian ke IP > Addresses.
3. Kalian klik "General", Kalian membuat nama security profile kalian, untuk mode-nya, Kalian bisa memilih "static keys optional" atau " static keys required". Disini saya memilih "static keys optional".
1. Kalian jalankan (buka) aplikasi winboxnya.
2. Kalian cek terlebih dahulu nomor yang terdapat pada routerboard kalian, jika sama, jika sama kalian bisa klik pada bagian "IP Address" atau "MAC Address". Lalu kalian klik "Connect".
3. Pertama, Kalian ke Wireless > Interfaces.
4. Selanjutnya, Kalian ke "Security Profiles", Lalu kalian klik tanda "+".
5. Kalian klik "General", Kalian membuat nama security profile kalian, untuk mode-nya, Kalian bisa memilih "static keys optional" atau " static keys required". Disini saya memilih "static keys optional".
Jika sudah, Kalian klik "Apply" lalu "OK".
6. Kemudian kalian ke "Static Keys". Kalian isi Key 0 menjadi "40bit wep" serta kalian membuat password-nya. Lalu kalian klik "Apply" lalu "OK".
7. Jika kalian sudah membuat security profiles, security profile yang telah kalian buat akan ditampilkan pada bagian Wireless > Security Profiles.
9. Kalian membuat 2 IP Address , yaitu di "wlan1" dan "ether1".
10. Jika kalian sudah membuat IP Address, akan menampilkan tampilan berikut.
11. Selanjutnya kalian ke Wireless > Interfaces. Kalian ubah Security Profiles-nya menjadi security profile yang telah kalian buat. Jika sudah kalian klik "Apply" lalu "OK".
12. Kemudian kalian cek, apakah interfaces kalian sudah Register atau belum, Jika sudah, Akan ada tulisan "R".
13. Terakhir, coba kalian tes ping, Dengan cara ke New terminal.
14. Coba kalian ping ke IP Address yang dibuat Client, Jika berhasil akan menampilkan tampilan seperti berikut.
Konfigurasi WPA Encryption
15. Caranya sama seperti diatas, kalian ke Wireless > Security Profiles, Lalu klik tanda "+".
16. Kalian klik "General", Kalian membuat nama security profile kalian. Untuk mode-nya, kalian ubah ke "dynamic keys". Selanjutnya kalian ceklis pada "WPA PSK" dan "WPA2 PSK". Lalu kalian membuat password pada WPA serta WPA2 kalian. Jika sudah klik "Apply" lalu "OK".
17. coba kalian tes ping, Dengan cara ke New terminal.
18. Coba kalian ping ke IP Address yang dibuat Client, Jika berhasil akan menampilkan tampilan seperti berikut.
(Jika kalian menjadi Client atau Station)
1. Pertama, Kalian ke Wireless > Interfaces.
2. Selanjutnya, Kalian ke "Security Profiles", Lalu kalian klik tanda "+".
3. Kalian klik "General", Kalian membuat nama security profile kalian, untuk mode-nya, Kalian bisa memilih "static keys optional" atau " static keys required". Disini saya memilih "static keys optional".
Jika sudah, Kalian klik "Apply" lalu "OK".
4. Kemudian kalian ke "Static Keys". Kalian isi Key 0 menjadi "40bit wep" serta kalian membuat password-nya. Lalu kalian klik "Apply" lalu "OK".
5. Jika kalian sudah membuat security profiles, security profile yang telah kalian buat akan ditampilkan pada bagian Wireless > Security Profiles.
6. Selanjutnya kalian ke IP > Addresses.
7. Kalian membuat IP Address di "wlan 1".
8. Pastikan kembali bahwa kalian membuat IP Address di "wlan1"
8. Jika kalian sudah membuat IP Address, akan menampilkan tampilan berikut.
9. Selanjutnya kalian ke Wireless > Interfaces. Kalian ubah Security Profiles-nya menjadi security profile yang telah kalian buat. Jika sudah kalian klik "Apply" lalu "OK".
10. Kemudian kalian cek, apakah interfaces kalian sudah Register atau belum, Jika sudah, Akan ada tulisan "R".
11. Terakhir, coba kalian tes ping, Dengan cara ke New terminal.
12. Coba kalian ping ke IP Address yang dibuat Client, Jika berhasil akan menampilkan tampilan seperti berikut.
Konfigurasi WPA Encryption
13. Caranya sama seperti diatas, kalian ke Wireless > Security Profiles, Lalu klik tanda "+".
14. Kalian klik "General", Kalian membuat nama security profile kalian. Untuk mode-nya, kalian ubah ke "dynamic keys". Selanjutnya kalian ceklis pada "WPA PSK" dan "WPA2 PSK". Lalu kalian membuat password pada WPA serta WPA2 kalian. Jika sudah klik "Apply" lalu "OK".
15. coba kalian tes ping, Dengan cara ke New terminal.
16. Coba kalian ping ke IP Address yang dibuat Client, Jika berhasil akan menampilkan tampilan seperti berikut.
Sekian Tutorial yang kali ini saya berikan. Terima kasih telah mengunjungi blog saya. Jika ada pertanyaan, Silahkan tinggalkan di kolom komentar ya Sobat.








































































No comments :
Post a Comment
Leave A Comment...